Minggu, 21 Juni 2015

Prologue : Who I Am

Hai guys dan gays....

Setelah berminggu-minggu dipikirkan, akhirnya aku memberanikan diri untuk menulis catatan hidupku sebagai seorang gay melalui blog ini.

Semua cerita yang kutulis adalah kisah nyata hidupku, tanpa ada cerita yang kutambah atau kuubah (kecuali nama karakternya).
Perkenalkan, namaku El. Nama itu adalah nama panggilanku sejak kecil. Aku adalah seorang gay yang sampai saat ini masih belum bisa coming out kepada keluarga dan teman-temanku.

Aku berasal dari keluarga tionghoa di kota Bandung. Dari kecil aku selalu dikelilingi oleh keluarga yang sangat menyayangiku. Maklum saja, aku adalah anak laki-laki pertama dalam keluargaku. Dalam kebudayaan tionghoa, anak laki-laki pertama dianggap sebagai pewaris marga (nama keluarga) sehingga tidak aneh jika keluargaku sangat memanjakanku, terutama mama. Apapun yang kuminta biasanya dikabulkan oleh mama.

Meskipun aku selalu dimanja, tapi kalau tentang pendidikan dan tata krama, papa memiliki standar yang tinggi. Dari kecil dia selalu mengajar dengan keras. Mungkin karena hal inilah aku selalu mengejar pengakuan dari papa dan akhirnya membuat aku selalu mencari perhatian seorang lelaki.

Dari kecil aku bersekolah di salah satu sekolah swasta yang cukup ternama di kota Bandung. Di sekolah aku cukup dikenal baik oleh murid, guru, bahkan oleh para orang tua murid. Bukannya sombong, tapi didikan papa membuat aku menjadi siswa yang cukup berprestasi di sekolah. Sejak SD sampai SMA, aku selalu meraih juara kelas. Belum lagi berbagai piala dan penghargaan juga berhasil kuraih dari perlombaan-perlombaan antar sekolah, bahkan sampai ke tingkat nasional. Seluruh piala, piagam, dan beasiswa yang kuraih itu sebenarnya aku perjuangkan hanya untuk mendapat perhatian dari papa saja. Sejujurnya aku tidak terlalu peduli dengan popularitas semacam itu.

Kalau dilihat dari segi fisik, bisa dibilang aku sangat beruntung karena meski aku benci olahraga, dengan tinggi 179 cm dan berat 65 kg, bisa dibilang aku memiliki badan yang cukup ideal. Aku juga dikaruniai rambut lurus berwarna coklat tua, mata yang sipit dan kulit putih bersih, ciri khas keturunan tionghoa.

Dengan semua kelebihan yang aku punya, aku punya 2 kelemahan yang mungkin membuatku menjadi orang yang sangat tertutup. Pertama, aku sang at pemalu dan selalu canggung jika bersosialisasi dengan orang lain. Yang kedua, aku paling benci olahraga, padahal salah satu hal yang membuat murid di sekolahku dianggap keren adalah kemampuannya dalam bidang olahraga. Kedua hal inilah yang membuat aku menjadi orang yang tertutup dan hanya memiliki sedikit sekali teman dekat. Tentu aku memiliki banyak teman di sekolah, tapi hanya sedikit yang kuanggap sebagai sahabatku.

Yah itulah aku, melalui blog ini aku akan berbagi cerita senang dan sedihku sebagai seorang gay remaja yang sedang beranjak dewasa. Dalam ceritaku selanjutnya, aku akan menceritakah kisah cinta pertamaku di bangku SMP : Cowok Putih Biru.

Stay tune di blog ini ya!
Untuk kritik dan saran, silakan tinggalkan komentar ya.

#never be ashamed of who you are

2 komentar:

  1. ceritanya keren bgt,rendy suka jalan ceritanya.tapi ko chapter 3 nya ga ada..terusin doonk k rendy penasaran,rendy yakin masih banyak cerita tentang kk iyang lom kk ceritain di sini

    BalasHapus
  2. plis k terusin ceritanya

    BalasHapus